Showing posts with label MATIUS. Show all posts
Showing posts with label MATIUS. Show all posts

Monday, 5 March 2018

Yohanes Pembaptis mengajukan pertanyaan, dan Yesus mengajar tentang pelayanan Yohanes

11. Sesudah Yesus selesai berpesan kepada kami (kedua belas murid-Nya), Dia juga meninggalkan tempat itu lalu pergi ke kota-kota di daerah Galilea untuk mengajar dan memberitakan Kabar Baik dari Allah kepada orang-orang di situ.

Yohanes Pembaptis mengajukan pertanyaan, dan Yesus mengajar tentang pelayanan Yohanes
(Luk 7:18-35)
2 Pada waktu itu Yohanes Pembaptis sedang berada di dalam penjara, dan dia mendengar tentang pekerjaan yang dilakukan oleh Kristus. * Jadi Yohanes menyuruh beberapa orang muridnya pergi kepada Yesus 3 untuk menanyakan, “Apakah Bapak ini Utusan yang dijanjikan kedatangan-Nya? Ataukah kita masih menunggu orang lain?”
4 Jawab Yesus, “Kembalilah kepada Yohanes dan ceritakanlah apa yang sudah kalian sendiri dengar dan lihat hari ini: 5 Yaitu bahwa sekarang banyak orang buta melihat; orang-orang lumpuh berjalan; orang-orang yang sakit kulit yang menular disembuhkan; orang-orang yang tuli bisa mendengar; orang-orang mati dibangkitkan; dan Kabar Baik dari Allah sedang diberitakan kepada orang-orang miskin. 6 Dan memberitahukan kepada Yohanes bahwa sungguh diberkati setiap orang yang tidak meragukan Aku.”
7 Waktu murid-murid Yohanes itu baru pergi, Yesus mulai berbicara kepada orang banyak tentang Yohanes. Dia berkata, “Sebelum pelayanan-Ku dimulai, kalian sudah sempat pergi jauh keluar-masuk padang gurun untuk melihat orang lain— bukan?! Tentu kalian tidak pergi begitu jauh untuk melihat sesuatu yang biasa saja— ya?! Karena memang orang tidak bisa berjalan jauh hanya untuk melihat sehelai rumput yang bergoyang karena ditiup angin. 8 Sesungguhnya kalian mencari apa pada waktu itu? Pastilah kalian tidak pergi untuk melihat seorang yang berpakaian sangat indah! Karena orang-orang yang memakai pakaian seperti itu tidak ada di padang gurun, tetapi di istana raja. 9 Jadi, apa yang kalian cari di sana? Seorang nabi— bukan?! Ya, Aku katakan kepada kalian bahwa kedudukan Yohanes jauh lebih penting daripada seorang nabi. 10 Karena dialah yang dimaksudkan ayat Kitab Suci yang mengatakan,
‘Perhatikanlah: Aku akan mengutus utusan-Ku lebih dulu,
supaya dia menyiapkan jalan sebelum Aku mengirim Engkau.’ ✡
11-12 “Mulai dari waktu Yohanes Pembaptis mulai melayani sampai sekarang ini, pekerjaan untuk mendirikan Kerajaan Allah berkembang dengan cepat, biarpun orang-orang menentangnya dengan kekerasan dan berusaha menguasainya. † Yang Ku-katakan ini benar: Yohanes Pembaptis lebih besar dari semua orang yang pernah dilahirkan. Tetapi dalam Kerajaan baru yang Allah sudah mulai dirikan, semua orang yang menjadi anggota kerajaan-Nya itu akan dianggap lebih besar dari Yohanes— bahkan orang yang berkedudukan paling rendah. 13 Karena semua nubuatan dalam Hukum Taurat dan buku para nabi tertuju kepada zaman sekarang ini di mana Allah mulai mendirikan Kerajaan-Nya. Dan zaman ini mulai dari permulaan pelayanan Yohanes Pembaptis. 14 Kalau kalian siap menerima ajaran ini, Yohanes adalah orang yang menggantikan Nabi Elia, yaitu dia yang dijanjikan untuk datang. ‡ 15 Kalian punya telinga— bukan?! Jadi dengarkanlah baik-baik!
16 “Sekarang Aku akan memakai contoh yang menggambarkan kebanyakan kalian yang hidup pada zaman sekarang ini: Kebanyakan kalian seperti dua kelompok anak-anak yang bermain di halaman. Kelompok yang satu berseru kepada kelompok yang lain,
17 ‘Setiap kali kami mengajak kalian bermain sesuatu, kalian tetap tidak mau!
Kalau kami meniup lagu tarian dengan suling,
kalian tidak mau menari.
Tetapi waktu kami bermain pura-pura berkabung,
kalian tidak mau bermain pura-pura meratap.’
18 Artinya begini: Kalian menolak pekerjaan Allah— bagaimana pun bentuknya. Karena waktu Yohanes Pembaptis sedang melayani Tuhan di antara kalian, dia sering berpuasa dan tidak minum minuman keras. Tetapi kalian berkata, ‘Dia dikuasai setan.’ 19 Lalu Anak Manusia (yaitu Aku) pun datang, dan Aku makan dan minum minuman keras seperti orang pada umumnya. Tetapi kalian berkata, ‘Lihat! Dia makan dan minum dengan rakus. Dia juga teman para penagih pajak dan orang-orang berdosa lainnya.’ Meskipun begitu, kebijaksanaan Allah selalu terbukti benar melalui hasil-hasilnya.”

Orang yang tidak mau percaya, waspada!
(Luk 10:13-15)
20 Pada waktu itu, Yesus memberikan teguran keras terhadap kota-kota di mana Dia melakukan lebih banyak keajaiban, karena banyak penduduk kota-kota itu tidak mau bertobat. 21 Dia berkata, “Celakalah kalian, orang-orang Khorazim! Celakalah kalian, orang-orang Betsaida! Betapa ngerinya nanti hukuman Allah atas kalian! Karena seandainya keajaiban-keajaiban yang Aku sudah lakukan di antara kalian terjadi juga pada zaman dulu di Tirus dan Sidon, maka sudah dari sejak lama mereka sungguh-sungguh bertobat dan menangisi dosa-dosa mereka. § 22 Karena itu Aku sungguh-sungguh berkata kepadamu bahwa pada Hari Pengadilan, hukuman yang akan dijatuhkan kepada kalian jauh lebih berat daripada hukuman yang akan dijatuhkan kepada penduduk Tirus dan Sidon.
23 “Dan kalian juga, para penduduk Kapernaum: Kalian pikir bahwa kalian akan ditinggikan sampai mendapat kehormatan besar di surga. Tidak! Kalian akan dibuang ke dalam neraka! ** Karena seandainya keajaiban-keajaiban yang Aku sudah lakukan di antara kalian terjadi pada zaman dulu di Sodom, mereka sudah bertobat dan kota itu akan tetap ada sampai sekarang. 24 Karena itu Aku sungguh-sungguh berkata kepadamu bahwa pada Hari Pengadilan, hukuman yang akan dijatuhkan kepada kalian jauh lebih berat daripada hukuman yang akan dijatuhkan kepada penduduk Sodom.”

Yesus mengundang para murid-Nya istirahat
(Luk 10:21-22)
25 Pada waktu yang sama Yesus berkata lagi, “Aku memuji Engkau, ya Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena Engkau sudah merahasiakan ajaran-ajaran tentang Kerajaan-Mu itu dari orang-orang yang bijak dan yang punya banyak pengetahuan, tetapi Engkau menyatakan hal-hal itu kepada siapa saja yang bersedia menerima ajaran benar dengan hati yang polos seperti anak-anak kecil. 26 Karena benar, ya Bapa, itulah yang menyenangkan hati-Mu.
27 “Segala sesuatu sudah diserahkan Bapa kepada-Ku. Tidak seorang pun mengenal Aku (yaitu Anak-Nya) kecuali Bapa. Dan tidak seorang pun mengenal Bapa-Ku kecuali Aku dan orang-orang yang hendak Aku memperkenalkan kepada-Nya.
28 “Datanglah kepada-Ku, setiap kamu yang sudah lelah menanggung kesusahan-kesusahan yang berat, karena Aku akan menolong kalian dengan bebanmu itu dan kalian akan merasa lega. 29 Tunduk dan bergantunglah pada-Ku. †† Belajarlah dari-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati, maka kamu pun akan merasa lega. 30 Karena kalau tunduk dan bergantung pada-Ku, bebanmu yang berat menjadi ringan, dan beban yang Ku-berikan pun ringan.”

Yesus mengutus murid-murid-Nya

10.Yesus mengutus murid-murid-Nya


(Mrk 3:13-19, 6:7-13; Luk 6:12-16, 9:1-6)
Sesudah Yesus memanggil kami (kedua belas murid-Nya), Dia memberi kuasa kepada kami untuk mengusir roh-roh jahat dan menyembuhkan segala macam penyakit. 2 Dia mengutus kami sebagai rasul-Nya. Nama-nama kami adalah:
Yang pertama, Simon (yang juga disebut “Petrus”),
dengan adiknya, Andreas,
lalu Yakobus dan Yohanes (keduanya anak Zebedeus),
3 Filipus, Bartolomeus,
Tomas, dan saya, Matius (yang dulu bekerja sebagai penagih uang pajak),
Yakobus (anak dari Alfeus), Tadeus,
4 Simon (yang pernah ikut berjuang dalam suatu gerakan orang Israel supaya mereka bebas dari penjajahan Roma),
dan Yudas Iskariot (yang akan mengkhianati Yesus).
5 Sebelum Yesus mengutus kami (kedua belas rasul) Dia menyuruh kami seperti ini, “Janganlah kalian pergi ke daerah orang yang bukan Yahudi, dan janganlah masuk ke kota-kota orang Samaria. 6 Karena Aku mengutus setiap kalian kepada orang Israel yang sudah sesat seperti kelompok domba yang tidak mempunyai gembala. 7 Pergi dan beritakanlah bahwa Allah akan segera mendirikan Kerajaan-Nya di dunia ini. 8 Sembuhkanlah orang-orang sakit, hidupkanlah orang-orang mati, sembuhkanlah orang-orang yang berpenyakit kulit yang menular, dan usirlah setan-setan. Sebagaimana kamu masing-masing sudah diberkati Allah dengan cuma-cuma, begitu jugalah kamu dengan cuma-cuma menolong dan memberkati orang-orang lain. 9 Janganlah membawa uang dalam bentuk apa pun. 10 Dalam perjalanan janganlah membawa tas, pakaian ganti, sandal ganti, atau tongkat. Karena setiap pekerja pantas menerima apa yang dia butuhkan.
11 “Kemana saja kamu pergi, baik itu kota maupun kampung, carilah seseorang yang baik hati yang membuka pintu rumahnya bagimu. Tinggallah di situ sampai kamu berangkat lagi. 12-13 Waktu kamu masuk ke dalam rumah seseorang, ucapkanlah salam kepada semua orang yang ada di dalam rumah, dan mintalah Allah supaya perasaan tenang dari Dia akan memberkati mereka. Kalau mereka benar-benar orang baik, mereka akan menerima kamu dan menerima berkat dari Allah itu. Tetapi kalau tidak, pergilah, dan mereka juga tidak akan diberkati. 14 Siapa saja yang tidak menerima kamu atau tidak mau mendengar apa yang kamu ajarkan, saat kamu meninggalkan rumah atau kota itu, lepaskanlah kotoran dari kaki dan sandalmu. * 15 Yang Ku-katakan ini benar: Pada hari pengadilan terakhir, para penduduk kota itu akan menerima hukuman yang lebih berat dari hukuman yang akan diberikan kepada penduduk kota Sodom dan Gomora.” †

Waspadalah terhadap kesusahan yang akan terjadi
(Mrk 13:9-13; Luk 21:12-17)
16 “Perhatikanlah! Aku mengutus kalian ke dalam keadaan yang mengerikan— seperti keadaan ketika domba-domba diserang kelompok serigala. Oleh karena itu, hendaklah kalian masing-masing bijak seperti ular dan tulus seperti merpati. 17 Waspadalah! Kalian akan ditangkap dan dibawa menghadap ke berbagai sidang pengadilan agama. Dan para pemimpin rumah-rumah pertemuan Yahudi akan menjatuhkan hukuman kepada kalian dengan menyuruh orang-orang untuk mencambuki kalian. 18 Dan dari antara kalian ada juga yang akan diseret menghadap para pejabat pemerintah dan raja-raja karena kalian memberitakan tentang Aku. Hal ini merupakan kesempatan bagimu untuk bersaksi tentang Aku kepada mereka dan kepada orang bukan Yahudi yang lain. 19 Apabila kamu diadili, janganlah kuatir tentang apa yang akan kamu katakan atau bagaimana kamu harus membela diri. Karena pada saat itu juga akan diberitahukan kepadamu tentang apa yang harus kamu katakan. 20 Karena sesungguhnya apa yang kamu katakan pada saat itu tidak berasal dari dirimu sendiri, tetapi dari Roh Bapa yang ada di dalam kamu.
21 “Penganiayaan terhadap kalian akan ngeri sekali, sehingga nanti akan ada saudara yang menyerahkan saudara kandungnya untuk dibunuh. Dan hal yang sama akan terjadi antara bapak dengan anak kandungnya. Juga anak-anak akan melawan orang tuanya dan menyerahkan mereka untuk dihukum mati. 22 Dan banyak sekali orang yang akan membenci kalian karena kalian percaya kepada-Ku, ‡ tetapi setiap orang yang tetap setia kepada-Ku sampai akhir, jiwanya akan diselamatkan. 23 Kalau kalian dianiaya di suatu kota, larilah ke kota yang lain. Karena yang Ku-katakan ini benar: Sebelum kalian selesai mengunjungi setiap kota Israel, Anak Manusia (yaitu Aku) sudah datang kembali.
24-25 “Anak-anak-Ku, janganlah kalian menyangka bahwa kalian akan diperlakukan lebih baik dari-Ku. Seorang murid tidak diterima lebih baik dari gurunya, dan seorang pelayan tidak diperlakukan lebih baik dari majikannya. Seorang murid boleh merasa puas kalau dia diperlakukan sama seperti gurunya. Dan seorang hamba boleh merasa puas kalau dia diperlakukan sama seperti majikannya. Yang memusuhi-Ku sudah menyebut Aku Lusifer, § jadi kalian anak-anak-Ku juga tentu akan mereka sebutkan sama seperti itu.”

Takut dan hormatlah kepada Allah, bukan kepada manusia
(Luk 12:2-9; Mrk 8:38)
26 “Oleh karena itu, janganlah takut kepada mereka yang menentang kita. Karena setiap hal yang manusia berusaha menyembunyikan sekarang, pada suatu hari nanti akan dinyatakan. Dan setiap hal yang manusia berusaha merahasiakan sekarang, pada suatu waktu akan ketahuan. 27 Demikian juga, apa yang Ku-beritahukan kepada kalian secara diam-diam, katakanlah itu secara terang-terangan. Dan apa yang Ku-bisikkan kepada kalian, umumkanlah itu kepada semua orang.
28 “Janganlah takut kepada manusia. Karena mereka hanya bisa membunuh tubuhmu, tetapi tidak bisa membunuh jiwamu. Sebaliknya takutlah kepada Allah saja, karena Dia sanggup membinasakan tubuh dan jiwamu ke dalam api neraka. 29 Ingatlah contoh ini: Sepasang burung pipit dijual seharga mata uang yang termurah. Biarpun begitu, tidak seekor pun mati tanpa sepengetahuan Bapa kita. 30 Bahkan jumlah helai rambut di kepalamu pun Dia tahu. 31 Oleh karena itu, janganlah kamu merasa takut kepada mereka yang melawan kita. Karena kamu jauh lebih penting di hadapan Bapa kita daripada semua burung pipit itu.
32 “Siapa yang mengakui dirinya sebagai pengikut-Ku di depan orang-orang lain, Aku pun akan mengakui dia sebagai pengikut-Ku di hadapan Bapa-Ku yang di surga. 33 Tetapi siapa yang menyangkal dirinya sebagai pengikut-Ku di depan orang-orang lain, Aku pun tidak akan mengakui dia sebagai pengikut-Ku di hadapan Bapa-Ku yang di surga.”

Kesulitan yang akan dialami sebagai pengikut Yesus
(Luk 12:51-53, 14:26-27; Mrk 8:34-37)
34 “Janganlah kalian pikir bahwa Aku datang ke dunia ini untuk membawa damai. Aku datang bukan untuk membawa damai, tetapi membawa pedang (yaitu pertentangan yang hebat). 35 Karena Aku datang menjadi penyebab yang dinubuatkan di dalam Kitab Suci,
‘Anak laki-laki akan menentang bapaknya,
anak perempuan akan menentang ibunya,
dan menantu perempuan akan menentang ibu mertuanya.
36 Bahkan para anggota keluarga dekat kalian pun akan menjadi seperti musuh dalam selimut.’ ✡
37 “Setiap orang yang mengasihi bapak atau ibunya lebih daripada-Ku, tidak layak disebut pengikut-Ku. Setiap orang yang mengasihi anak laki-lakinya atau anak perempuannya lebih daripada-Ku, tidak layak disebut pengikut-Ku. 38 Setiap orang yang mengikut Aku hendaklah berpikir, ‘Sampai mati pun— bahkan mati disalibkan, ** saya akan tetap mengikut Tuhan.’ Orang yang tidak berpikir seperti itu tidak layak disebut pengikut-Ku. 39 Setiap orang yang berusaha merpertahankan hidupnya akan kehilangan hidupnya. Tetapi siapa yang kehilangan hidupnya karena mengikut Aku, dia akan mendapatkan hidup yang sesungguhnya.”

Allah memberkati mereka yang menerima kalian
(Yoh 3:20; Mrk 9:41)
40 “Dalam pandangan Allah, orang yang menerima kalian sebagai utusan-Ku dianggap sama seperti menerima Aku secara langsung. Dan siapa yang menerima Aku, berarti menerima Allah yang mengutus Aku. 41 Siapa yang menyambut seorang nabi karena mereka menyadari bahwa nabi itu utusan Allah, maka orang itu akan turut menerima berkat Allah seperti yang diberikan kepada seorang nabi. Dan siapa yang menyambut orang benar karena dia [memang/adalah] orang benar, dia akan turut menerima berkat Allah seperti yang diberikan kepada orang-orang benar. 42 Yang Ku-katakan ini benar: Siapa yang menolong salah satu pengikut-Ku— biarpun itu hanya memberi secangkir air sejuk kepada pengikut yang paling hina, orang itu pasti akan menerima upah dari Allah karena perbuatannya itu.”

Yesus menyembuhkan orang lumpuh di Kapernaum

9.Yesus menyembuhkan orang lumpuh di Kapernaum
(Mrk 2:1-12; Luk 5:17-26)
Sesudah itu Yesus dan murid-murid-Nya naik ke dalam perahu dan menyeberangi danau untuk kembali ke kota-Nya sendiri. 2 Ketika mereka tiba, beberapa orang membawa kepada-Nya seorang lumpuh yang terbaring di atas kasur. Waktu Yesus memperhatikan bahwa mereka percaya penuh bahwa Dia berkuasa untuk menyembuhkan orang lumpuh itu, Dia berkata kepadanya, “Anak muda, kuatkanlah hatimu. Sekarang Aku sudah mengampuni dosa-dosamu.”
3 Beberapa orang ahli Taurat yang mendengar perkataan Yesus itu berpikir dalam hati mereka seperti ini,“Orang ini menghina Allah!” *

4 Tetapi Yesus mengetahui apa yang mereka pikirkan, jadi Dia berkata kepada mereka, “Kalian sudah salah dengan memikirkan hal yang jahat tentang Aku di dalam hati kalian! 5 Tentu kalian sulit menerima waktu Aku katakan kepada orang lumpuh ini, ‘Aku sudah mengampuni dosa-dosamu.’ Apakah lebih gampang bagi kalian menerima kalau Aku berkata kepadanya, ‘Bangunlah, angkat kasurmu dan pulang’? 6 Tetapi melalui perkataan ini Aku membuktikan kepada kalian bahwa Aku sebagai Anak Manusia † berhak untuk mengampuni dosa manusia!” Lalu Yesus berkata kepada orang lumpuh itu, “Bangunlah, angkatlah kasurmu dan pulang ke rumahmu!”
7 Orang itu pun berdiri dan pulang ke rumahnya. 8 Ketika orang banyak menyaksikan hal itu, mereka sangat heran dan memuji Allah yang sudah memberikan kuasa seperti ini kepada manusia. ‡

Matius mengikut Yesus
(Mrk 2:13-17; Luk 5:27-32)
9 Ketika Yesus meninggalkan tempat itu, Dia melihat saya (Matius) § sedang duduk di kantor saya. Pada waktu itu saya masih bekerja sebagi penagih pajak. ** Yesus berkata kepada saya, “Ikutlah Aku!” Saya pun berdiri dan mengikut Yesus.
10 Kemudian waktu Yesus makan malam di rumah saya, banyak penagih pajak dan orang-orang lain yang juga dianggap orang berdosa †† datang dan makan bersama Dia dengan kami (murid-murid-Nya). 11 Ketika orang-orang Farisi ‡‡ melihat hal itu, mereka bertanya kepada kami, “Mengapa guru kalian makan bersama dengan para penagih pajak dan orang-orang berdosa yang lain?”
12 Mendengar pertanyaan orang-orang Farisi itu lalu jawab Yesus kepada mereka dengan kiasan ini, “Orang sehat tidak membutuhkan dokter. Yang membutuhkan dokter adalah orang sakit. 13 Pergi dan pelajarilah maksud Allah ketika Dia berkata: ‘Daripada memberi kurban hewan-hewan kepada-Ku, lebih baik kalian menunjukkan belas kasihan kepada orang lain.’ ✡ Begitu juga Aku. Aku datang untuk memanggil orang-orang berdosa supaya bertobat, bukan untuk memanggil orang-orang yang merasa dirinya benar.”

Yesus menjawab pertanyaan tentang berpuasa
(Mrk 2:18-22; Luk 5:33-39)
14 Kemudian murid-murid Yohanes Pembaptis datang kepada Yesus dan bertanya, “Kami sering berpuasa, dan begitu juga dengan anggota kelompok Farisi. Tetapi murid-murid-Mu kenapa tidak?”
15 Lalu Yesus menjawab mereka dengan memberi contoh seperti ini, “Pada pesta pernikahan, pasti semua orang akan bergembira karena mereka bersama dengan pengantin laki-laki, dan semua orang ikut makan bersama dia. Begitu juga selama Aku masih bersama murid-murid-Ku, mereka tidak akan berpuasa. Tetapi coba kalian pikir apa yang akan terjadi kalau pengantin laki-laki ditangkap oleh yang memusuhi-Nya. Hal itulah yang akan terjadi kepada-Ku, dan pada waktu itulah murid-murid-Ku akan berpuasa.”
16 Lalu Yesus memberi dua contoh lagi kepada mereka: “Kalau orang punya baju lama yang sudah robek, dia tidak boleh menambal baju itu dengan kain yang baru. Karena kalau baju itu dicuci, kain baru yang ditambal itu akan menjadi kusut, dan akan membuat bagian yang robek itu tambah robek lagi. 17 Begitu juga dengan air anggur yang baru. §§ Anggur itu tidak boleh diisi ke dalam kantong kulit yang lama. Karena waktu air anggur itu menguap dan udaranya tidak bisa keluar, kantong itu akan menjadi rusak. Akhirnya air anggur akan tumpah dan kantong kulit itu dibuang saja. Karena itu, air anggur yang baru harus diisi ke dalam kantong kulit yang baru juga, sehingga keduanya akan tersimpan dengan baik.” 

Yesus menyembuhkan perempuan yang sakit pendarahan dan menghidupkan anak perempuan dari pemimpin orang Yahudi
(Mrk 5:21-43; Luk 8:40-56)
18 Pada waktu Yesus sedang mengajarkan hal-hal itu kepada mereka, datanglah seorang pemimpin orang Yahudi. Dia sujud di hadapan-Nya dan berkata, “Anak perempuan saya baru saja mati. Tetapi saya mohon datanglah ke rumahku dan letakkanlah kedua tanganmu padanya, maka dia akan hidup kembali.”
19 Kemudian Yesus berdiri dan bersama kami (para murid-Nya) mengikuti pemimpin itu ke rumahnya.
20 Tetapi waktu Yesus berjalan, ada seorang perempuan yang mendekati-Nya dari belakang dan menyentuh ujung jubah-Nya. Perempuan itu terus sakit pendarahan selama dua belas tahun. 21 Jadi dia melakukan hal itu karena berpikir, “Kalau saya bisa menyentuh ujung jubah-Nya saja, saya pasti sembuh.”
22 Yesus berbalik dan melihat perempuan itu, kata-Nya, “Anak-Ku, kuatkanlah hatimu. Karena kamu percaya penuh kepada-Ku, kamu menjadi sembuh.” Dan pada saat itu juga dia sembuh.
23 Waktu Yesus tiba di rumah pemimpin orang Yahudi itu, Dia melihat para peniup seruling sudah mulai memainkan musik perkabungan dan orang banyak ribut karena menangisi anak itu. 24 Lalu Dia berkata, “Keluarlah! Karena anak ini tidak mati. Dia hanya tidur saja.” Tetapi mereka menertawakan Yesus. 25 Sesudah orang banyak itu diusir keluar, Dia masuk ke dalam kamar anak itu dan memegang tangannya. Dan anak itu pun bangun! 26 Lalu berita tentang kejadian ini tersebar ke seluruh daerah itu.
Yesus membuat dua orang buta bisa melihat dan juga setan dari si bisu diusir-Nya
27 Ketika Yesus meninggalkan rumah itu, dua orang buta mengikuti Dia. Mereka berteriak, “Hai Keturunan Daud, ††† kasihanilah kami!”
28 Lalu Dia masuk ke dalam satu rumah, dan kedua orang buta itu pun datang menghadap-Nya. Yesus bertanya kepada mereka, “Apakah kalian percaya bahwa Aku sanggup membuat kalian melihat lagi?”
Jawab mereka, “Ya Tuhan, kami percaya.”
29 Sambil menjamah mata mereka, Dia berkata, “Jadilah sesuai dengan apa yang kalian percayai.” 30 Dan mereka pun bisa melihat kembali! Lalu dengan tegas Dia melarang mereka, “Jangan menceritakan kejadian ini kepada siapa pun.” 31 Tetapi mereka pergi dan menceritakan berita tentang Yesus di seluruh daerah itu.
32 Saat kedua orang itu sedang keluar rumah, beberapa orang datang kepada-Nya membawa seorang bisu yang dikuasai setan. 33 Sesudah Yesus mengusir setan itu dari orang bisu tersebut, saat itu juga dia bisa berbicara! Orang banyak yang ada di situ heran dan berkata, “Belum pernah terjadi keajaiban seperti ini di Israel!”
34 Tetapi orang-orang Farisi berkata, “Dengan kuasa iblis (yaitu pemimpin para setan) Yesus mengusir setan-setan.”
Yesus merasa kasihan kepada orang banyak
35 Lalu Yesus mengunjungi banyak sekali kota dan kampung. Dia mengajar di rumah-rumah pertemuan mereka dan memberitakan Kabar Baik tentang Kerajaan Allah. Dia juga menyembuhkan orang-orang dari banyak macam penyakit. 36 Waktu Dia melihat orang banyak yang datang kepada-Nya itu, Dia merasa kasihan sekali kepada mereka karena mereka dalam kesusahan dan sangat membutuhkan pertolongan, seperti domba yang tidak mempunyai gembala. 37 Lalu dengan kiasan Dia berkata kepada kami, “Semua ladang gandum ini sudah siap dipanen, tetapi orang yang menuainya hanya sedikit. 38 Oleh karena itu, berdoalah supaya Tuhan yang punya ladang-ladang ini mengirim para pekerja untuk menuai gandum itu.” 

Yesus menyembuhkan seorang yang menderita penyakit kulit yang menular

Yesus menyembuhkan seorang yang menderita penyakit kulit yang menular
(Mrk 1:40-45; Luk 5:12-16)
Waktu Yesus turun dari bukit, banyak sekali orang yang mengikuti Dia. 2 Lalu datanglah kepada-Nya seorang penderita penyakit kulit yang menular. * Dia sujud di hadapan-Nya dan berkata, “Tuan, kalau engkau mau, saya yakin engkau sanggup menyembuhkan saya.”
3 Dengan mengulurkan tangan Yesus menjamah † orang itu dan berkata, “Aku mau. Sembuhlah!” Saat itu juga penyakit kulitnya hilang dan dia menjadi sembuh. 4 Dan Yesus berkata kepada orang itu, “Jangan ceritakan hal ini kepada siapa pun juga, tetapi pergi dan tunjukkanlah badanmu kepada salah satu imam. Lalu berikanlah persembahan kepada Allah, sesuai dengan perintah Musa tentang setiap orang yang sudah disembuhkan dari penyakit kulit. ‡ Dengan demikian semua orang akan tahu bahwa kamu betul-betul sudah sembuh.”


Yesus menyembuhkan hamba seorang letnan Romawi
(Luk 7:1-10; Yoh 4:43-53)
5 Yesus pergi ke kota Kapernaum. Pada waktu Dia masuk ke kota itu, datanglah seorang letnan Romawi § kepada-Nya dan memohon dengan sangat, 6 “Tuan, budak saya sedang terbaring di rumah karena sakit parah. Dia tidak bisa menggerakkan tubuhnya dan sangat menderita.”
7 Yesus berkata kepada letnan itu, “Aku akan datang menyembuhkan dia.”
8 Letnan itu menjawab, “Tuan, saya tidak layak menerima engkau di rumah saya. Tetapi saya minta engkau memberi perintah saja supaya dia sembuh, dan pastilah dia akan sembuh. 9 Karena saya sendiri juga seorang bawahan yang tunduk pada perintah atasan, dan ada juga banyak tentara di bawah perintah saya. Kalau saya berkata kepada salah satu dari mereka, ‘Pergi ke sana!’— maka dia pun pergi. Dan kalau saya berkata kepada yang lain, ‘Datang!’— maka dia pun datang. Dan kalau saya katakan kepada budak saya, ‘Lakukan ini!’— maka dia pun melakukannya. Seperti itu jugalah keyakinan saya tentang engkau, bahwa semua perintahmu akan jadi.”
10 Ketika Yesus mendengar hal itu, Dia merasa heran sekali. Lalu Dia berkata kepada mereka yang mengikuti Dia, “Yang Ku-katakan ini benar: Di antara bangsa Israel belum pernah Ku-temukan seorang pun yang mempunyai keyakinan sebesar keyakinan orang ini. 11 Aku berkata kepadamu: Pada waktu Allah mulai memerintah segala sesuatu sebagai raja, akan diadakan pesta besar. Banyak sekali orang akan datang dari segala tempat di bumi, bahkan dari ujung timur dan barat. Lalu mereka akan duduk dan makan bersama nenek moyang kita Abraham, Ishak, dan Yakub. 12 Padahal banyak orang Israel, yang karena nenek moyang mereka memang sudah diundang masuk ke dalam Kerajaan itu, tetapi mereka akan dibuang keluar ke tempat yang paling gelap. Dan di sanalah mereka akan menangis serta sangat menderita.” **
13 Lalu Yesus berkata kepada letnan itu, “Silakan Bapak pulang. Terjadilah sesuai dengan keyakinanmu.” Dan pada saat itu juga budak letnan itu sembuh.
Yesus menyembuhkan banyak orang
(Mrk 1:29-34; Luk 4:38-41)
14 Sesudah itu, waktu Yesus datang ke rumah Petrus, Dia mendapati ibu mertua Petrus sedang terbaring di tempat tidurnya karena sakit demam. 15 Jadi Yesus menyentuh tangan ibu itu, dan demamnya hilang. Dia pun bangun dan melayani Yesus dengan makanan.
16 Pada sore harinya, banyak orang sakit dibawa kepada-Nya, termasuk yang dikuasai oleh setan-setan. Dan dengan perkataan-Nya saja roh-roh jahat itu langsung meninggalkan mereka, dan Dia juga menyembuhkan semua orang yang sakit itu. 17 Dia melakukan hal itu untuk menepati apa yang sudah dinubuatkan oleh Nabi Yesaya,
“Dialah yang mengambil penderitaan kita
dan menyembuhkan penyakit kita.” ✡
Tentang keputusan untuk mengikut Yesus
(Luk 9:57-62)
18 Waktu Yesus memperhatikan orang banyak yang ada di sekeliling-Nya, Dia berkata kepada murid-murid-Nya, “Mari kita berangkat ke seberang danau.” 19 Lalu seorang ahli Taurat datang kepada-Nya dan berkata, “Guru, saya akan ikut Guru ke mana pun Guru pergi.”
20 Yesus berkata kepadanya, “Anjing hutan mempunyai liang dan burung mempunyai sarang, tetapi Aku— yang adalah Anak Manusia, †† tidak mempunyai tempat untuk beristirahat.”
21 Dan seorang lain yang sering mengikuti Yesus berkata kepada-Nya, “Tuan, ijinkanlah saya pulang dulu. Waktu bapak saya mati lalu dikuburkan, saya akan mengikut engkau.” ‡‡
22 Tetapi Yesus berkata kepadanya, “Ikutlah Aku sekarang, dan biarkanlah orang-orang yang mati secara rohani menunggu kematian sesama mereka!”
Yesus menghentikan badai
(Mrk 4:35-41; Luk 8:22-25)
23 Lalu Yesus naik ke dalam perahu dan berangkat ke seberang danau dengan murid-murid-Nya. 24 Tiba-tiba datanglah badai besar melanda danau itu. Perahu mereka dipukul ombak, dan banyak air masuk sehingga perahu itu hampir tenggelam. Tetapi pada saat itu Yesus sedang tidur nyenyak. 25 Lalu mereka datang membangunkan Dia. Mereka berkata, “Tuan, tolong! Kita akan mati tenggelam!”
26 Jawab Yesus, “Mengapa kalian begitu ketakutan? Kalian kurang yakin kepada-Ku!” Lalu Dia berdiri dan memerintahkan angin kencang dan ombak itu untuk berhenti. Maka angin pun berhenti dan danau pun menjadi tenang sekali.
27 Mereka heran dan berkata, “Wah, orang macam apa dia ini?! Bahkan angin kencang dan danau pun taat kepadanya.”
Yesus mengusir setan-setan dari orang-orang Gadara
(Mrk 5:1-20; Luk 8:26-39)
28 Waktu Yesus tiba di seberang danau, yaitu daerah orang Gadara, §§ dua orang yang dikuasai setan-setan datang menemui Dia. Kedua orang itu tinggal di lokasi pekuburan, *** dan mereka begitu berbahaya sehingga tidak seorang pun berani lewat ke sana. 29 Kedua orang itu berteriak kepada-Nya, “Hei Anak Allah! Kenapa engkau ††† mengganggu kami? Apakah engkau datang untuk menyiksa kami sebelum waktu yang ditentukan Allah?”
30 Tidak jauh dari situ ada sekelompok besar babi sedang makan. 31 Setan-setan itu minta berulang kali kepada-Nya, “Kalau engkau mengusir kami keluar dari kedua orang ini, ijinkanlah kami masuk ke dalam babi-babi itu.”
32 Kata-Nya, “Pergilah!” Lalu setan-setan itu pergi dari kedua orang itu dan memasuki babi-babi itu. Dan semua babi itu lari dan terjun dari pinggir jurang ke dalam danau, lalu mati tenggelam. 33 Para penjaga babi itu lari ke kota dan menceritakan apa yang sudah terjadi dengan babi-babi itu dan kedua orang yang dulu dikuasai setan-setan itu. 34 Lalu seluruh penduduk kota keluar untuk menemui Yesus dan mereka memohon dengan sangat supaya Dia meninggalkan daerah mereka.

Ajaran Yesus tentang menghakimi

Ajaran Yesus tentang menghakimi
(Luk 6:37-38, 41-42)
“Janganlah menjadikan dirimu hakim atas kesalahan orang lain, supaya Allah tidak menghakimi kamu kalau kamu juga bersalah dengan cara yang sama kepada orang lain. * 2 Karena sebagaimana kamu menghakimi orang lain, demikian juga kamu akan dihakimi oleh Allah. Dan seberat hukuman yang kamu berikan kepada orang lain, seberat itulah hukuman yang akan diberikan Allah kepadamu.
3-4 “Janganlah menyalahkan orang lain karena kesalahan kecil. Siapa yang melakukan hal itu seperti orang yang memperhatikan serbuk kayu di mata saudaranya, sedangkan kayu balok di matanya sendiri dia tidak perhatikan. Lalu dia dengan sombong berkata kepada saudaranya, ‘Mari saya keluarkan serbuk kayu itu dari matamu!’ 5 Hai kamu yang hanya berpura-pura sebagai orang baik! Keluarkanlah dulu balok kayu yang ada di matamu sendiri. Dan sesudah itu barulah kamu bisa melihat dengan jelas dan bisa mengeluarkan serbuk kayu yang ada di mata saudaramu.”
Orang-orang yang tidak pantas mendalami ajaran tentang hal-hal rohani
6 “Janganlah kamu memberi ajaran yang suci kepada orang-orang yang bersifat seperti anjing. Karena nanti mereka akan berbalik dan menyerangmu. Dan jangan melemparkan kebijakan rohani kepada orang-orang yang bersifat seperti babi. Karena mereka hanya menginjak-injaknya.”

Nasihat Yesus untuk bertekun dalam doa
(Luk 11:9-13)
7 “Mintalah terus kepada Allah, maka kamu akan menerimanya. Carilah terus, maka kamu akan menemukannya. Ketuklah terus, maka pintu akan dibukakan bagimu. 8 Karena setiap orang yang meminta dengan tekun akan menerima apa yang dia minta. Setiap orang yang mencari dengan tekun akan mendapatkan apa yang dia cari. Dan setiap orang yang terus mengetuk pintu, maka pintu itu akan dibukakan baginya.
9 “Kalau anakmu minta makanan, † pastilah kamu tidak akan memberi dia batu— bukan?! 10 Atau kalau anakmu minta ikan, kamu pasti tidak akan memberinya ular yang berbisa— bukan?! 11 Kalau kamu yang jahat tahu memberikan yang baik kepada anak-anakmu, terlebih lagi Bapamu yang di surga! Dia pasti akan memberikan yang baik kepada setiap kita yang meminta kepada-Nya.”
Hukum yang terutama
12 “Perlakukanlah setiap orang seperti yang kamu inginkan dia lakukan kepadamu, karena itulah inti yang diajarkan oleh Hukum Taurat dan ajaran para nabi.”
Jalan ke surga dan jalan ke neraka
(Luk 13:24)
13 “Untuk menuju hidup yang selama-lamanya, lewatilah pintu yang sempit. Karena pintu gerbang ke neraka itu besar dan mudah dilewati, dan banyak orang yang masuk melalui gerbang itu. 14 Sedangkan pintu menuju hidup yang selama-lamanya sempit dan sulit dilewati, dan hanya sedikit orang yang mau mencari sampai menemukannya.”
Cara mengenal nabi palsu
(Luk 6:43-44, 13:25-27)
15 “Hati-hatilah terhadap nabi-nabi palsu. Ketika salah seorang dari mereka datang ke dalam persekutuanmu, dia akan berkata, ‘Saya juga sama seperti kalian, anak domba Allah.’ Padahal dia serigala yang berbahaya. 16 Kalian bisa mengenal nabi-nabi palsu dari ajaran dan perbuatan mereka. Sebagaimana buah anggur atau buah ara tidak dihasilkan dari tumbuhan liar yang berduri, begitu juga orang jahat tidak bisa menghasilkan hal-hal yang baik. 17 Demikian juga setiap pohon yang baik akan menghasilkan buah yang baik. Dan setiap pohon yang tidak baik menghasilkan buah yang tidak baik. 18 Pohon yang baik tidak bisa menghasilkan buah yang tidak dapat dimakan, dan pohon yang tidak baik tidak bisa menghasilkan buah yang baik. 19 Setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik akan ditebang dan dibakar. 20 Begitu jugalah kalian akan mengenali nabi-nabi palsu itu dari ajaran dan perbuatan mereka.
21 “Bukan setiap orang yang memanggil-Ku, ‘Tuhan, Tuhan’, akan menjadi warga Kerajaan Allah. ‡ Tetapi yang akan menjadi warga Kerajaan Allah adalah setiap orang yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di surga. 22 Pada Hari Pengadilan banyak orang akan berkata kepada-Ku, ‘Tuhan, Tuhan, kami sudah bernubuat atas nama-Mu. Dan dengan menyebut nama-Mu kami sudah mengusir setan-setan serta melakukan banyak keajaiban.’ 23 Tetapi pada waktu itu dengan terus-terang Aku akan menjawab mereka, ‘Hai kamu semua yang melakukan kejahatan: Pergilah dari hadapan-Ku! Aku tidak pernah mengatakan bahwa kalian adalah sahabat-Ku.’” §
Orang bijak dan orang bodoh
(Luk 6:47-49)
24 “Oleh karena itu, setiap orang yang mendengar ajaran-Ku dan melakukannya, dia seperti orang bijak yang membangun rumahnya di atas satu batu utuh yang sangat besar yang digunakan sebagai pondasi rumah itu. 25 Kemudian hujan deras turun, lalu air banjir naik dan menyerang rumah itu. Angin kencang juga bertiup menabrak rumah itu. Tetapi rumah itu tetap berdiri tegak, karena dibangun di atas pondasi batu yang utuh.
26 Tetapi setiap orang yang mendengar ajaran-Ku dan tidak melakukannya, dia seperti orang bodoh yang membangun pondasi rumahnya di atas pasir saja. 27 Lalu hujan deras turun, dan air banjir menyerang rumah itu. Angin kencang juga bertiup dan memukul rumah itu. Maka rumah itu roboh dan rusak berat.”
28 Ketika Yesus selesai mengajar semuanya itu, orang banyak yang mendengar-Nya merasa heran sekali akan ajaran-ajaran-Nya itu, 29 karena Dia tidak mengajar seperti para ahli Taurat. Dia mengajar dengan kuasa, seperti seorang pembesar yang berhak memberi perintah yang harus diikuti.

Ajaran Yesus tentang cara melakukan perbuatan baik

Ajaran Yesus tentang cara melakukan perbuatan baik
“Hati-hatilah! Janganlah kamu memamerkan perbuatan baikmu di depan umum supaya orang-orang memperhatikan dan memujimu. Kalau kamu melakukan seperti itu, kamu tidak akan menerima upah atas perbuatan baikmu itu dari Bapamu yang di surga.
Ajaran Yesus tentang cara melakukan perbuatan baik

2 Kapan saja kamu memberi sedekah, janganlah pamerkan hal itu seperti yang dilakukan oleh orang-orang yang hanya berpura-pura sebagai orang baik. Mereka suka memberi sedekah di depan umum— di dalam rumah-rumah pertemuan atau di simpang-simpang jalan, dan diiringi dengan bunyi terompet. Mereka melakukan seperti itu supaya dilihat dan dipuji banyak orang. Sungguh benar yang Aku katakan ini: Hanya itu sajalah upah mereka. 3 Sebaliknya kalau kamu memberi sedekah, berikanlah secara tersembunyi. Tangan kirimu tidak perlu mengetahui apa yang dilakukan oleh tangan kananmu. 4 Maksud-Ku, orang lain tidak perlu tahu tentang pemberian sedekahmu itu. Dan Bapamu— yang melihat apa saja yang kamu lakukan secara tersembunyi, akan memberikan upah kepadamu.”
Ajaran Yesus tentang cara berdoa
(Luk 11:2-4)
5 “Janganlah kamu berdoa seperti orang-orang yang hanya berpura-pura sebagai orang baik. Karena mereka suka berdiri memamerkan dirinya dengan berdoa di depan umum— di dalam rumah-rumah pertemuan maupun di simpang-simpang jalan. Sungguh benar yang Aku katakan ini: Hanya itu sajalah upah mereka. 6 Tetapi waktu kamu berdoa, masuklah ke kamar rumahmu yang paling dalam, tutuplah pintu dan berdoalah kepada Bapamu yang ada di tempat yang tersembunyi itu. Dan Bapamu— yang melihat apa saja yang dilakukan di tempat yang tersembunyi, akan memberi upah kepadamu.
7 Dan waktu kamu berdoa, janganlah berdoa seperti orang yang belum mengenal Allah. Karena mereka banyak kali mengulang-ulangi permohonan mereka, karena mereka menganggap bahwa Allah akan lebih mendengarkan doa yang diulang-ulangi. 8 Jadi janganlah meniru mereka itu. Karena Bapamu sudah tahu apa yang kamu perlukan sebelum kamu memintanya. 9 Oleh karena itu, hendaklah kalian berdoa seperti ini:
‘Bapa kami yang di surga, *
biarlah semua orang menghormati Engkau † sebagai Allah yang kudus.
10 Biarlah Engkau datang dan memerintah sebagai Raja,
dan biarlah apa yang Engkau kehendaki terlaksana di dunia ini,
sama seperti kehendak-Mu selalu terlaksana di surga.
11 Berikanlah kami makanan yang kami perlukan hari ini.
12 Dan ampunilah kami masing-masing dari semua kesalahan kami,
sama seperti kami masing-masing memaafkan orang-orang yang bersalah kepada kami.
13 Dan janganlah biarkan kami tergoda melakukan kejahatan,
tetapi selamatkanlah kami dari kuasa iblis.’
[Karena Engkau sajalah yang punya kuasa untuk memerintah sebagai raja atas segala sesuatu,
dan hanya Engkau saja yang pantas dimuliakan sampai selama-lamanya. Amin.] ‡
14 Maafkanlah orang-orang yang bersalah kepadamu. Karena kalau kamu memaafkan mereka, Bapamu yang di surga juga akan mengampuni dosa-dosamu. 15 Tetapi kalau kamu tidak memaafkan orang yang bersalah kepadamu, Bapamu yang di surga juga tidak akan mengampuni dosa-dosamu.”
Ajaran Yesus tentang cara berpuasa
16 “Ketika kamu berpuasa, janganlah menunjukkan muka yang sedih atau gosok mukamu dengan lumpur, seperti yang dilakukan orang-orang yang hanya berpura-pura sebagai orang baik. Mereka yang melakukan seperti itu hanya mau pamer diri bahwa mereka sedang berpuasa. Sungguh benar yang Aku katakan ini: Hanya itu sajalah upah mereka. 17 Sebaliknya kalau kamu berpuasa, sisirlah rambutmu dan cucilah mukamu seperti biasa. 18 Dengan begitu tidak ada orang yang tahu bahwa kamu sedang berpuasa. Tetapi hanya Bapamu yang tidak kelihatan itu yang mengetahuinya, karena Dia melihat segala sesuatu yang dilakukan secara tersembunyi, dan Dia akan memberi upah kepadamu.”
Kamu tidak bisa menjadi hamba Allah dan sekaligus menjadi hamba uang
(Luk 11:34-36,12:33-34,16:13)
19 “Janganlah kumpulkan harta benda bagi dirimu sendiri di dunia ini, di mana rayap dan karat akan merusakkan harta bendamu itu, dan pencuri bisa membongkar serta mencurinya. 20 Sebaliknya kumpulkanlah hartamu di surga, di mana ngengat dan karat tidak bisa merusaknya, dan pencuri tidak bisa membongkar serta mencurinya. 21 Karena di mana hartamu berada, di situ jugalah hati dan pikiranmu berada.
22 “Matamu seperti jendela yang membiarkan terang masuk ke dalam tubuhmu. Kalau matamu baik, seluruh hidupmu pun akan diterangi. 23 Tetapi kalau matamu rusak karena memandang ke sana ke mari dengan serakah, seluruh hidupmu akan menjadi sangat gelap. Kalau jendela tubuh itu menghambat terang itu masuk, betapa hebatnya kegelapan yang terjadi di dalam hatimu!
24 “Perhatikanlah contoh ini: Tidak baik kalau seseorang mempunyai dua majikan. Karena tidak mungkin dia melayani kedua-duanya dengan baik. Dia pasti akan mengasihi dan setia kepada majikan yang satu, tetapi membenci dan masa bodoh terhadap majikan yang lain. Demikian juga, kamu tidak bisa menjadi hamba Allah dan sekaligus menjadi hamba uang.”
Utamakanlah Kerajaan Allah
(Luk 12:22-34)
25 “Oleh karena itu Aku berkata kepadamu: Janganlah kuatir tentang apa saja yang kamu butuhkan dalam hidupmu, seperti makanan dan minuman. Dan janganlah juga kuatir tentang apa saja yang kamu butuhkan untuk tubuhmu, seperti pakaian. Karena pastilah ada hal-hal dalam hidupmu yang lebih penting daripada makanan dan pakaian. ✡ 26 Perhatikanlah burung-burung. Mereka tidak perlu menabur atau menuai, dan mereka tidak perlu menyimpan makanan di gudang. Bapamu yang di surga menyediakan makanan bagi burung-burung itu. Jadi ketahuilah: Kamu jauh lebih berharga di mata Bapamu dari burung-burung itu. 27 Dan dengan segala kekuatiranmu kamu tidak sanggup menambah sesaat saja kepada umurmu. Jadi tidak usah kuatir!
28 “Misalnya tentang pakaian, mengapa kamu kuatir? Perhatikanlah tumbuhan liar yang tidak perlu kerja keras untuk membuat pakaian bagi dirinya sendiri. Karena Allah menjadikan tumbuhan itu untuk menghasilkan bunga yang indah. 29 Aku sungguh-sungguh berkata kepadamu: Raja Salomo— walaupun dia sangat kaya, tidak memakai pakaian seindah salah satu dari bunga-bunga itu. 30 Kalau Allah memberi keindahan yang seperti itu kepada tumbuhan liar, padahal tumbuhan itu hanya hidup dalam waktu yang singkat saja, kemudian layu dan dibuang ke dalam api, maka yakinlah bahwa Dia pasti lebih memperhatikan kamu daripada tumbuhan itu. Dan Dia juga akan menyediakan pakaian bagimu— hai kamu yang kurang percaya kepada Allah!
31 “Jadi tidak usah kuatir seperti itu dan berkata, ‘Apakah yang akan saya makan?’ Atau ‘Apakah yang akan saya minum?’ Atau ‘Apakah yang akan saya pakai?’ 32 Semua hal itu selalu dikuatirkan oleh orang-orang yang tidak mengenal Allah. Padahal Bapamu yang di surga sudah tahu bahwa kamu membutuhkan semuanya itu. 33 Tetapi hal yang harus kamu utamakan adalah hidup dengan cara yang pantas dan benar sebagai warga Kerajaan Allah, § dan semua hal yang kamu butuhkan akan diberikan juga kepadamu. 34 Jadi, tidak usah kuatir akan hari esok. Karena tiap-tiap hari mempunyai pergumulannya sendiri. Cukuplah jalani pergumulan hari ini. Jangan tambah lagi dengan pergumulan hari yang akan datang.

Yesus mengajar orang banyak

Yesus mengajar orang banyak
(Luk 6:20-23)
Waktu Yesus melihat orang banyak yang mengikuti-Nya itu, lalu Dia naik ke atas bukit dan duduk di situ. * Murid-murid-Nya berkumpul di sekeliling-Nya, 2 dan Dia mulai mengajar mereka,

3 “Sungguh diberkati Allah orang-orang yang tahu bahwa mereka mempunyai kebutuhan rohani,
karena merekalah yang akan menjadi warga Kerajaan Allah. †
4 Sungguh diberkati Allah orang-orang yang sekarang berdukacita,
karena merekalah yang akan dihiburkan-Nya.
5 Sungguh diberkati Allah orang-orang yang rendah hati,
karena merekalah yang akan mewarisi bumi yang dijanjikan Allah. ‡
6 Sungguh diberkati Allah orang-orang yang giat melakukan yang benar lebih daripada makan dan minum, §
karena merekalah yang akan dipuaskan oleh Allah.
7 Sungguh diberkati Allah orang-orang yang mengasihani orang lain,
karena merekalah yang akan dikasihani oleh Allah.
8 Sungguh diberkati Allah orang-orang yang tulus hati,
karena merekalah yang akan selalu memandang Allah.
9 Sungguh diberkati Allah orang-orang yang bekerja untuk mendatangkan damai,
karena merekalah yang akan disebut anak-anak-Nya.
10 Sungguh diberkati Allah orang-orang yang dianiaya karena melakukan kehendak-Nya,
karena mereka sudah menjadi warga Kerajaan Allah.
11 Kamu juga sungguh diberkati Allah kalau kamu disakiti, dihina, dan difitnah karena mengikut Aku. 12 Bersukacita dan bergembiralah, karena berkat besar sudah tersedia bagimu di surga. Ingatlah: Nabi-nabi yang hidup di masa lalu juga dianiaya seperti itu.”
Garam dan terang dunia
(Mrk 9:50; Luk 14:34-35)
13 “Hendaklah pengaruh baik dari setiap kalian terasa di dalam dunia ini. Percuma saja seseorang mengatakan dirinya pengikut-Ku kalau dia sama sekali tidak mempengaruhi dunia ini. Pengaruh kalian digambarkan seperti garam. Waktu memasak setiap orang senang mencampur sedikit garam kepada masakannya. Kita tidak mau mencampur pasir ke dalam makanan! Kalau pasir, itu hanya berguna untuk dibuang ke luar dan diinjak-injak orang. **
14 Kamu seperti terang dalam dunia yang gelap ini. Jadi kamu seperti kota yang terletak di atas bukit. Terangnya bersinar dan kota itu tidak bisa disembunyikan. 15 Begitu juga, tidak ada orang yang menyalakan lampu lalu menutupnya dengan tempayan. Tetapi lampu selalu ditaruh di tempat yang tinggi, supaya menerangi semua orang yang ada di dalam rumah. 16 Begitulah hendaknya terangmu menyinari orang lain. Maksud-Ku, biar orang-orang lain melihat perbuatan-perbuatan baik yang kamu lakukan, lalu memuliakan Bapamu yang di surga.”
Ajaran Yesus tentang Hukum Taurat
17 “Janganlah kamu berpikir bahwa Aku datang untuk membatalkan Hukum Taurat. Aku datang bukan untuk membatalkannya, tetapi supaya apa yang tertulis di dalamnya ditepati. 18 Ketahuilah bahwa selama masih ada langit dan bumi, tidak ada sesuatu pun yang akan dibatalkan dari Hukum Taurat, biarpun satu huruf atau satu titik. Semuanya akan selalu berlaku dan setiap nubuatan yang ada di dalamnya pasti akan terjadi.
19 “Jadi janganlah berpikir bahwa ada perintah dalam Hukum itu yang tidak berguna. Orang yang melanggar salah satu perintah yang terkecil pun dan mengajar orang lain juga untuk melanggarnya, dia akan dianggap yang terkecil di dalam Kerajaan Allah. Tetapi orang yang melakukan seluruh perintah Hukum Taurat dan mengajar orang lain juga untuk melakukannya, dia akan sangat dihormati di dalam Kerajaan Allah. 20 Jadi Aku sungguh-sungguh berkata kepadamu: Kalau hidupmu tidak lebih benar daripada para ahli Taurat dan angota-anggota kelompok Farisi, †† kamu sama sekali tidak bisa menjadi anggota Kerajaan Allah.”
Ajaran Yesus tentang kemarahan
21 “Setiap kalian sudah diajar oleh guru-guru agama kalian bahwa Musa sudah memerintahkan nenek moyang kita, ‘Jangan membunuh, dan ‘Siapa saja yang membunuh harus diadili dan dihukum.’ ✡ 22 Tetapi Aku berkata kepadamu: Siapa saja yang marah kepada orang lain akan dihukum Allah. Dan siapa saja yang menghina orang lain akan menghadap pengadilan Allah. Dan siapa saja yang mengatakan orang lain ‘Bodoh’ pantas dibuang ke dalam api neraka.
23 Karena itu, kalau misalnya kamu sedang membawa persembahanmu untuk dibakar pada mezbah di Rumah Allah, dan tiba-tiba kamu teringat bahwa ada orang lain yang sakit hati kepadamu, 24 tinggalkanlah persembahanmu itu di depan mezbah. Kemudian, pergilah kepada orang itu dan pulihkanlah hubunganmu dengan dia. Sesudah itu barulah kamu lanjutkan memberikan persembahanmu kepada Allah.
25 Dengarlah contoh ini: Kalau orang memusuhimu sedang mengadukanmu ke pengadilan, segeralah kamu berusaha memulihkan hubunganmu dengan dia, sebelum sampai ke sidang pengadilan. Kalau kamu tidak melakukannya, mungkin dia akan melaporkanmu kepada hakim, lalu hakim akan menyerahkanmu kepada petugas penjara, dan kamu akan dipenjarakan. 26 Apa yang Aku katakan ini benar: Kamu tidak bisa keluar dari penjara itu sampai kamu membayar lunas semua utangmu dan denda yang ditetapkan oleh hakim itu!”
Ajaran Yesus tentang dosa perzinaan
27 “Setiap kalian sudah diajarkan oleh guru-guru agama kalian bahwa Musa sudah memberikan perintah, ‘Jangan berzina.’ ✡ 28 Tetapi Aku berkata kepadamu: Kalau ada laki-laki hanya memandang perempuan saja dengan hawa nafsu dan ingin berhubungan seks dengannya, berarti dia sudah berzina dengan perempuan itu di dalam hatinya. 29 Kalau matamu menyebabkan kamu berdosa— bahkan matamu yang paling baik, cungkil dan buanglah matamu itu! Lebih baik kamu kehilangan salah satu anggota tubuhmu daripada kamu dibuang ke dalam neraka dengan tubuh yang lengkap. 30 Begitu juga, kalau tanganmu menyebabkan kamu berdosa— bahkan tanganmu yang paling kuat, potong dan buanglah tanganmu itu! Lebih baik kamu kehilangan salah satu anggota tubuhmu daripada kamu masuk ke dalam neraka dengan tubuh yang lengkap.”
Ajaran Yesus tentang perceraian
(Mat 19:9; Mrk 10:11-12; Luk 16:18)
31 “Setiap kalian juga sudah diajarkan perintah Musa ini: ‘Setiap suami yang menceraikan istrinya harus memberikan surat cerai kepadanya.’ ✡ 32 Tetapi Aku berkata kepadamu: Satu-satunya alasan seorang suami boleh menceraikan istrinya adalah kalau istrinya itu sudah terbukti berzina. Kalau karena soal yang lainnya, berarti dia seolah-olah mendorong istrinya itu berzina. Karena kalau istrinya itu kawin lagi, di hadapan Allah pasangan itu sedang berzina. Dan juga setiap laki-laki yang kawin dengan perempuan yang sudah diceraikan sedang berzina dalam pandangan Allah.”
Ajaran Yesus tentang sumpah dan perjanjian
33 “Setiap kita juga sudah diajarkan tentang perintah Musa kepada nenek moyang kita: ‘Kalau kamu berjanji atas nama Tuhan untuk melakukan sesuatu, jangan sampai kamu tidak menepati apa yang kamu janjikan itu. Tepatilah segala sesuatu yang sudah kamu janjikan dengan menyebut nama Tuhan.’ ✡ 34 Tetapi Aku berkata kepadamu: Janganlah sama sekali menyebut sesuatu apa pun sebagai saksi untuk menguatkan sumpahmu. Janganlah menyebut demi surga, karena itu tempat takhta Allah. 35 Dan jangan menyebut demi bumi, karena bumi merupakan tempat Allah menaruh kaki-Nya ketika Dia duduk di atas takhta-Nya. Dan juga tidak boleh menyebut demi Yerusalem, karena itu adalah ibukota Raja Mahabesar. 36 Bahkan tidak boleh menyebut kepalamu sendiri sebagai saksi atas perjanjianmu, karena kamu tidak sanggup membuat sehelai saja pun dari rambutmu menjadi hitam atau putih. 37 Jadi biarlah kamu hanya berkata, “Itu Benar,” (kalau hal itu benar) atau “Itu Salah” (kalau hal itu salah). Janganlah menambah sesuatu apa pun untuk menguatkan sumpah atau perjanjianmu, karena semua tambahan lain berasal dari iblis.”
Ajaran Yesus tentang orang-orang yang memusuhi kita
38 “Setiap kalian juga sudah diajarkan perintah Musa ini: ‘Siapa yang merusak mata atau gigi orang lain, maka hukumannya mata atau gigi orang itu juga akan dirusak.’ ✡ 39 Tetapi Aku berkata kepadamu: Janganlah melawan orang yang berbuat jahat kepadamu. Misalnya kalau seseorang menampar pipi kananmu, berikanlah juga pipi kirimu. 40 Atau kalau seseorang mengadukan kamu ke pengadilan dan menuntut bajumu, berikanlah juga jubahmu kepadanya. ‡‡ 41 Atau kalau seorang tentara memaksamu memikul barangnya sejauh satu kilometer, §§ bersedialah untuk memikul barangnya itu sejauh dua kilometer. 42 Dan kalau seseorang meminta sesuatu kepadamu, berikanlah. Atau kalau seseorang mau meminjam sesuatu darimu, jangan menolaknya.”
Kasihilah orang-orang yang memusuhimu
(Luk 6:27-28,32-36)
43 “Setiap kita juga telah diajarkan, ‘Kasihilah saudara-saudari kita sebangsa, ✡ tetapi kita boleh membenci bangsa lain yang memusuhi kita.’ 44 Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah orang-orang yang memusuhimu, dan berdoalah bagi setiap orang yang menganiaya kamu. 45 Karena kalau kamu berbuat demikian, kamu sedang mengikuti teladan Bapamu *** yang di surga. Karena Dia sangat baik kepada semua orang. Misalnya dengan matahari Dia menyinari orang-orang yang baik maupun yang jahat. Dan ketika hujan turun, Dia menolong orang-orang yang hidupnya benar maupun yang hidupnya tidak benar. 46 Kalau kamu hanya mengasihi teman yang mengasihimu saja, jangan berharap bahwa Allah akan memberikan upah kepadamu atas kasihmu itu. Karena para penagih pajak dan orang-orang berdosa yang lain ††† pun mengasihi siapa saja yang mengasihi mereka. 47 Dan kalau kamu hanya memberi salam kepada teman-temanmu saja, jangan sangka bahwa Allah akan menganggap kamu lebih baik dari orang lain. Bahkan orang-orang yang tidak mengenal Allah pun memberi salam kepada teman-teman mereka. 48 Hendaklah kamu mengasihi semua orang, dengan demikian kamu akan menjadi sempurna, sama seperti Bapamu yang di surga adalah sempurna.”